Kamis, 21 September 2017

PERBEDAAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DAN SENI MURNI

PERBEDAAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL 
DAN SENI MURNI


Siapa yang tidak mengenal Desain Komunikasi Visual atau banyak orang menyebut DKV? Banyak pengguna multimedia yang memanfaatkan kelebihan dan sajian yang diberikan dari banyak penyedia Desain Grafis mulai dari Software, tamplate maupun file yang dapat digunakan langsung.
Pada kesempatan kali ini, saya akan mengulas sedikit tentang Perbedaan Desain Komunikasi Visual dan Seni Murni? Oke, tidak usah panjang lebar lagi mari kita simak ulasan berikut ini.
Desain Komunikasi Visual bisa dikatakan sebagai seni menyampaikan pesan ( arts of commmunication ) dengan menggunakan bahasa rupa ( visual language ) yang disampaikan melalui media berupa desain yang bertujuan menginformasikan, mempengaruhi hingga merubah perilaku target audience sesuai dengan tujuan yang ingin diwujudkan. Sedang Bahasa rupa yang dipakai berbentuk grafis, tanda, simbol, ilustrasi gambar / foto, tipografi / huruf, dsb.

Perbedaan Desain Komunikasi Visual dan Seni Murni
DKV (Desain Komunikasi Visual) merupakan perluasan ilmu desain grafis. Untuk mengolah pesan verbal (lisan) menjadi pesan dalam bentuk visual (gambar) lalu diarahkan bisa menggunakan dan memadukan elemen huruf, rupa, dan gambar sebagai bahasa untuk berkomunikasi secara visual dengan masyarakat. 
Secara riil produk dari DKV ini adalah mendesain: Kemasan produk, Brosur, Iklan, Ilustrasi, Animasi, Poster, Billboard, Banner dll.  Kalau pada Seni Murni, lebih ke arah Seni secara umum, baik Seni Lukis, Patung, Perspektif, Ragam hias, Estetika, fotografi dll

Berikut contoh hasil dari Desain Komunikasi Visual :




                      
                        Berikut contoh hasil dari Seni Murni :





Kesimpulannya, Desain Grafis dan Seni Murni adalah suatu hal yang berbeda. Desain Grafis adalah seni yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang banyak dalam bentuk tampilan Visual. Sedang Seni Murni adalah ekspresi jiwa yang bersifat individual, subjektif, dan lebih ditujukan kepada kepuasan terhadap karya, bukan terhadap fungsi.
Oke, sekian ulasan mengenai Perbedaan Desain Komunikasi Visual dan Seni Murni. Semoga Informasi ini bermanfaat bagi kita semua...



Referensi :
1.      https://ibrahimrisyad45.wordpress.com/2016/12/03/desain-komunikasi-visual-dan-seni-murni/ (Diakses pada 21 September 2017, Jam 22.10 WIB)
2.      http://pratamaasport.blogspot.co.id/2016/09/desain-komunikasi-visual-vs-seni-murni.html (Diakses pada 21 September 2017, Jam 22.30 WIB)
3.      https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20140508020522AAf8CBY (Diakses pada 21 September 2017, Jam 22.40 WIB)
Share:

DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DAN SEJARAHNYA

DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DAN SEJARAHNYA



Siapa yang tidak mengenal Desain Komunikasi Visual atau banyak orang menyebut DKV? Banyak pengguna multimedia yang memanfaatkan kelebihan dan sajian yang diberikan dari banyak penyedia Desain Grafis mulai dari Software, tamplate maupun file yang dapat digunakan langsung.
Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas sedikit tentang Apa itu Desain Komunikasi Visual dan Sejarahnya? Oke, tidak usah panjang lebar lagi mari kita simak ulasan berikut ini.

Pengertian Desain Grafis adalah suatu kegiatan perencanaan dan memproyeksikan gagasan maupun pengalaman dengan mewujudkan ke dalam sebuah konten visual dan tekstual. Desain grafis juga dikenal sebagai desain komunikasi. Bentuk komunikasi dapat berupa fisik atau virtual dalam bentuk gambar, kata, atau grafik. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan atau sering dibut dengan Typografi.
Jadi, Desain Komunikasi Visual bisa dikatakan sebagai seni menyampaikan pesan ( arts of commmunication ) dengan menggunakan bahasa rupa ( visual language ) yang disampaikan melalui media berupa desain yang bertujuan menginformasikan, mempengaruhi hingga merubah perilaku target audience sesuai dengan tujuan yang ingin diwujudkan. Sedang Bahasa rupa yang dipakai berbentuk grafis, tanda, simbol, ilustrasi gambar / foto, tipografi / huruf, dsb.


Pengertian grafis berbasis vektor adalah gambar yang tersusun dari kumpulan garis dan kurva yang membentuk suatu pola gambar yang diinginkan. Grafis vektor tidak dipengaruhi oleh resolusi atau titik pixel (dpi) sehingga jika gambar diperbesar tidak akan menjadi pecah, karena bukan titik pixel (gambar solid). Contoh desain grafis vektor antara lain logo, kartu undangan, kartu nama, banner dan lain-lain. Software atau aplikasi komputer yang sering digunakan untuk pengolah gambar vektor seperti CorelDraw, Freehand, Inkscape, dll.
Pengertian grafis berbasis bitmap adalah gambar yang dibentuk dengan titik-titik pixel (raster/dot/point) lokasi tertentu dengan nilai warna yang membentuk suatu pola. Pola-pola ini yang menghasilkan kesan gambar. Ketajaman dan detail warna gambar bitmap bergantung pada banyaknya pixel warna atau resolusi, semakin banyak jumlah titik akan semakin tinggi tingkat kerapatan gambar, namun kapasitas ukuran file juga semakin besar. Contoh desain grafis bitmap antara lain gambar foto, dan program aplikasi komputer yang umum digunakan untuk pengolah gambar bitmap seperti Photoshop, Paint, dll.

Adapun Fungsi Desain Komunikasi Visual diantara yaitu  :
1.       Sarana Identifikasi
2.       Sarana Informasi dan Instruksi
3.       Sarana Presentasi dan Promosi

Jika Anda ingin menjadi Desainer Komunikasi Visual yang baik, anda harus memperhatikan 3 hal dalam DKV yaitu :
1.       Elemen – elemen DKV
2.       Unsur-Unsur DKV
3.       Prinsip- prinsip DKV

SEJARAH DESAIN GRAFIS
Sejarah desain grafis tidak dapat dilepaskan dari sejarah perkembangan seni rupa. Karenanya, produk komunikasi visual tertua yang pernah ditemukan adalah lukisan Goa di LascauxPerancis yang diperkirakan berasal dari 15.000-10.000 SM. Simbol-simbol berbentuk ideogram ini kemudian berkembang menjadi aksara yang pada masa modern ini rutin kita gunakan di layar.
Henry Cole menjadi salah seorang yang paling berpengaruh dalam pendidikan desain di Inggris, ia meyakinkan pemerintah tentang pentingnya desain dalam sebuah jurnal yang berjudul Journal of Design and Manufactures. Dia menyelenggarakan The Great Exhibition sebagai perayaan atas munculnya teknologi industri modern dan desain bergaya Victoria.
Kata Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika. Raffe's Graphic Design, yang diterbitkan pada tahun 1927, dianggap sebagai buku pertama yang menggunakan istilah Desain Grafis pada judulnya
Perkembangan industi desain grafis tumbuh seiring dengan perkembangan konsumerisme. Hal ini menimbulkan kritik dari berbagai komunitas desain yang tertuang dalam First Things First manifesto yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1964 dan diterbitkan kembali pada tahun 1999 di majalah Émigré. Konsumerisme terus tumbuh, sehingga terus memacu pertumbuhan ilmu desain grafis. Hal ini menarik para praktisi desain grafis, beberapa diantaranya adalah : Rudy VanderLans, Erik Spiekermann, Ellen Lupton and Rick Poynor.
Oke, sekian ulasan mengenai Apa itu Desain Komunikasi Visual dan Sejarahnya. Semoga Informasi ini bermanfaat bagi kita semua...



Referensi :
1.      https://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis (Diakses pada 20 September 2017, Jam 20.00 WIB)

2.      https://www.kanalinfo.web.id/2016/08/pengertian-grafis-dan-desain-grafis.html (Diakses pada 21 September 2017, Jam 20.40 WIB))

3.      https://designideasdkv1.wordpress.com/apa-itu-desain-komunikasi-visual/ (Diakses pada 21 September 2017, Jam 20.49 WIB))
Share:

Minggu, 18 Juni 2017

[RANGKUMAN] BAB.VIII - SITUS PEMERINTAHAN & KEAMANAN

SITUS PEMERINTAHAN & KEAMANAN STANDAR
Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan rangkuman pembahasan Jurnal "A Framework for Web Science" pada bagian “Situs Pemerintahan & Keamanan”. Mari kita baca pembahasan berikut ini.
1.       Standar Kebijakan
    Standar membuat industri besar dalam menghemat biaya. Tak hanya itu, dengan standar perusahaan, perusahaan dapat mendominasi dan memastikan bahwa bisa berada satu langkah lebih depan. Kebijakan biasanya menentukan siapa yang dapat menggunakan atau memodifikasi sumber daya, dan dalam kondisi apa. Standar dan kebijakan pada situs diperlukan untuk memastikan rancangan, fleksibilitas dan penggunaan pada lingkup dimana aspek sosial dari pemakaian yang belum pasti.
2.       Isu Hak Cipta
      Isu ini menitik beratkan pada teknologi digital, dan hubungannya dengan sebuah Situs, yang diantaranya terdapat pembajakan dengan sangat mudah. Dengan banyaknya informasi yang tersebar luas diseluruh dunia memudahkan seseorang untuk meng-copy dan mendistribusikan informasi tanpa melakukan perizinan terlebih dahulu. Pembajakan seperti ini dilakukan tidak lain karena ingin mendapatkan keuntungan dengan jalan pintas. Oleh karena itu, sebagai penyedia informasi haruslah tanggap dan melakukan tindakan pencegahan.
3.       Perilaku diluar Logika
    Dalam banyak kasus, suatu pelanggaran akan memberi suatu metode untuk meruntuhkan pelanggaran tersebut, salah satunya digunakan untuk persaingan. Perilaku disini adalah kegiatan-kegiatan diluar batas untuk bersaing dengan website lain. Contohnya adalah dengan melakukan kecurangan trafik untuk membuat sebuah website menjadi populer. Cara lainnya adalah dengan menyisipkan kata kata yang tidak sesuai dengan isi situs atau bahkan hanya kata-kata random sehingga website tersebut muncul dihalaman pertama pencarian.
4.       Isu Privasi
      Isu ini jelas menjadi hal penting bagi pengguna saat menggunakan sebuah website. Data-data yang mereka masukkan seperti nama, alamat email, hingga akun media lain patut dipertanyakan keamanannya. Dalam website E-Commerce data seperti nomer rekening, password sangat rentan diambil dan digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Isu lain, seperti spam, membuat masyarakat khawatir soal privasi. Kenapa privasi? Karena isi privasi sering mengalami kebocoran yang tidak terdeteksi.
5.       Ekonomi Informasi dan Komunikasi
      Sebuah situs bukan hanya untuk ruang politik, tetapi juga merupakan ruang ekonomi, karena pengetahuan telah bernilai. Banyak website diluar sana yang mengharuskan penggunanya membayar untuk mendapatkan konten yang mereka inginkan. Disisi lain, website yang bersifat gratis menyisipkan iklan sebagai media promosi agar mereka mendapat imbalan.
6.       Hegemoni Liberal
       Hegemoni adalah pengaruh / kekuasaan / kepemimpinan / dominasi suatu negara terhadap negara lain. Di bidang pemerintahan, sebuah situs berperan sebagai perantara globalisasi. Namun banyak yang melihat bahwa Internet sebagai surganya anarkis. Sementara itu situs dengan cekatan dan daya tariknya telah menghancurkan semua itu dan menormalkan dunia online.
Oke, sekian pembahasan mengenai “Situs Pemerintahan & Keamanan”. Semoga Informasi ini bermanfaat bagi kita semua...
Share:

[RANGKUMAN] BAB.VII - JARINGAN SOSIOLOGI

JARINGAN SOSIOLOGI
Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan rangkuman pembahasan Jurnal "A Framework for Web Science" pada bagian “Jaringan Sosiologi”. Mari kita baca pembahasan berikut ini.
Jaringan/Web adalah cermin untuk masyarakat, dan menggambarkan kepentingan, Perasaan yang sangat merasuki pikiran dan keharusan abad ke-21 keberadaan manusia diperpanjang selama rentang yang sangat luas (mungkin jangkauan terluas setiap ruang lingkup informasi manusia) dari set nilai, budaya dan asumsi.
Ada tiga cara Jaringan interaksi yang penting sehubungan dengan masyarakat yang ada yaitu:
·         Meningkatkan transparansi,
·         memungkinkan komunitas offline untuk tumbuh melampaui batas-batas mereka secara 'alami',
·         memungkinkan perbedaan, lebih Tersusun, jenis komunikasi antara anggota masyarakat

Struktur Informasi Sosial
Jaringan/Web adalah refleksi dari kehidupan intelektual dan kehidupan sosial manusia, tetapi juga secara khusus direkayasa untuk menjadi sebagai alat. Secara khusus, struktur Jaringan adalah Kemajuan pada struktur data lainnya yang lebih tradisional. Semua struktur data berskala besar akhirnya pasti dengan beberapa kondisi kongruensi dengan konteks manusia, misalnya dalam suatu organisasi atau perusahaan.
Signifikasi & Metrik
Signifikansi dapat didekomposisi menjadi dua jenis metrik: relevansi dan kualitas. Relevansi terhubung dengan gagasan pertanyaa. Acak metode berbasis berjalan menggunakan model dari Web sebagai grafik dengan halaman sebagai node dan link sebagai ujungnya diarahkan dan mengembangkan probabilitas statistik berdasarkan random walk sekitarnya. Bersama dengan metrik relevansi, metrik kualitas kemudian dapat peringkat hasil pencarian.
Kepercayaan dan Repurtasi
Kepercayaan merupakan faktor penting dalam pengembangan Web, di sejumlah bidang. karya ilmiah atau akademis yang terpercaya untuk melaporkan hasil yang benar. Arsitektur Web, yang secara eksplisit memfasilitasi anonimitas dan menyalin akurat, membuat kepercayaan sangat penting masalah.
Ada dua tingkat signifikansi sehubungan dengan berlakunya kepercayaan seluruh Web yang menuntut pendekatan yang berbeda. Pertama adalah tingkat sistem secara keseluruhan, di mana seseorang mencoba untuk memverifikasi bahwa peraturan yang mengatur gaya interaksi semua aktor untuk jujur. Kedua, ada tingkat individu, di mana satu harapan bahwa mitra interaktif seseorang atau lawan jujur, reciprocative dan aturan-berikut. Reputasi adalah elemen kunci untuk percaya, karena menyajikan sketsa trustee diabstraksikan (mandiri) dari sejarah.

Oke, sekian pembahasan mengenai “Jaringan Sosiologi”. Semoga Informasi ini bermanfaat bagi kita semua...
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

EXPONEN

EXPONEN
Est. 2016